Pages

Subscribe:

Link

Wednesday, 10 October 2012

Pengantar Ekonomi Mikro


     Rangkuman:
Elastisitas Permintaan.
Elastisitas permintaan atau price elasticity of demand (PED) adalah ukuran kepekaan perubahan jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga.
Elastisitas permintaan mengukur seberapa besar kepekaan perubahan jumlah permintaan barang terhadap perubahan harga. Ketika harga sebuah barang turun, jumlah permintaan terhadap barang tersebut biasanya naik —semakin rendah harganya, semakin banyak benda itu dibeli. Elastisitas permintaan ditunjukan dengan rasio persen perubahan jumlah permintaan dan persen perubahan harga. Ketika elastisitas permintaan suatu barang menunjukkan nilai lebih dari 1, maka permintaan terhadap barang tersebut dikatakan elastis di mana besarnya jumlah barang yang diminta sangat dipengaruhi oleh besar-kecilnya harga. Sementara itu, barang dengan nilai elastisitas kurang dari 1 disebut barang inelastis, yang berarti pengaruh besar-kecilnya harga terhadap jumlah-permintaan tidak terlalu besar. Sebagai contoh, jika harga sepeda motor turun 10% dan jumlah permintaan atas sepeda motor itu naik 20%, maka nilai elastisitas permintaannya adalah 2; dan barang tersebut dikelompokan sebagai barang elastis karena nilai elastisitasnya lebih dari 1. Perhatikan bahwa penurunan harga sebesar 1% menyebabkan peningkatan jumlah permintaan sebesar 2%, dengan demikian dapat dikatakan bahwa jumlah permintaan atas sepeda motor sangat dipengaruhi oleh besarnya harga yang ditawarkan.

FAKTOR PENENTUAN NILAI PAJAK PADA KONSUMEN DAN PRODUSEN.
-        Elastis penawaran dan inelastic permintaan, besar pajak ditanggung konsumen.
-        Inelastic penawaran dan elastic permintaan, besar pajak ditanggung produsen.
-        Elastis penawaran dan elastic permintaan, beban pajak dikenakan lebih kecil.
-        Inelastic penawaran dan inelastic permintaan beban pajak ditanggung oleh konsumen dan  produsen.

SYARAT OPTIMISASI YANG HARUS DITEPATI DALAM PENDEKATAN KURVA INDIFERENSI.
ü  Konsumen memiliki pola preferensi akan barang-barang konsumsi yang dinyatakan dalam bentuk peta indiferensi.
ü  Konsumen memiliki dana dalam jumlah tertentu.
ü  Konsumen selalu berusaha untuk mencapai kepuasan maksimum.
ü  Semakin jauh dari titik origin, maka kepuasan konsumen semakin tinggi.


 BIAYA RATA RATA (AC) DAN MC DALAM TOTAL BIAYA PRODUKSI.
TC = 200000 +2Q + 0.5 Q2
Q   = 200
AC = TC/Q
MC = dTC/dQ
Penyelesaian :

MC = dTC/dQ
MC = d(200000 + 2Q + 0.5Q2)/dQ
MC = 2 + Q
MC = 2 + 200
MC = 202

HUBUNGAN BIAYA VARIABEL RATA RATA (AVC), BIAYA RATA RATA (AC) DAN BIAYA MARJIONAL (MC).
Biaya marjinal (MC) adalah satu faktor pada perubahan biaya variable rata rata(AVC) dan otomaits biaya total rata rata (AC) ikut berubah, contoh bila nilai MC lebih kecil dari AC, maka nilai AC juga akan turun, sebaliknya bila nilai MC lebih besar dari nilai AC, maka nilai AC juga ikut naik.


 Untuk memperoleh keuntungan maksimal pada industri persaingan murni dalam jangka pendek.

Perusahaan pada persaingan murni adalah perusahaan yang merupakan penerima harga dan selanjutnya output tersebut dapat dijual dengan harga sesuai keinginan perusahaan kepada pasar yang berlaku.
Bila kondisi perusahaan MR = MC (pendapatan  marjinal  =  biaya marjinal), ini merupakan satu faktor perusahaan memperoleh keuntungan maksimal.

 Dua pendekatan dalam memaksimalkan keuntungan dari suatu perusahaan monopoli.

a.       Pendekatan Total :
Mengartikan bahwa pendapatan total  (TR) berada pada tingkat selisih tertinggi dengan biaya total (TC), maka keuntungan adalah maksimal, pada tingkat selisih tertinggi inilah output perusahaan di akan diprodukssi.

b.      Pendekatan Marjinal :
Mengartikan bahwa pendapatan marjinal (MR) sama dengan  biaya marjinal (MC) maka keuntungan aalah maksimal.


 Efek ekonomi dan persaingan bukan harga pada persaingan monopilistik.

a.      Alokasi, input tak optimal.
Bila kurva permintaan yg di hadapi oleh setiap perusahaan bersinggungan dengan kurva AC maka setiap perusahaan tersebut mengalami titik pulang pokok dan pasar akan berada dalam keseimbangan jangka panjang.
Bila kurva permintaan mengalami kemiringan negatif, maka persinggungan terjadi sebelah kiri titik terendah kurva AC, terjadilah alokasi input yang terlalu sedikit dalam industri. Nilai P di patok  lebih tinggi dari MC. Perusahaan memproduksi output lebih kecil dari pada tingkat output paling efisien yang dapat menekan biaya rata-rata dan harga lebih tinggi dari harga pasar industri persaingan murni.

Maka perusahaan berkerja pada tingkat kapasitas pabrik yang rendah, perusahaan-perusahaan mematok harga lebih tinggi agar mereka hanya dapat keuntungan normal saja dalam jangka panjang.

b.      Diferensiasi produk dan Advertensi
Kemungkinan perusahaan melakukan Diferensiasi produk agar dapat memperoleh keuntungan ekonomis Diferensiasi produk dilakukan dengan berbagai tipe, gaya, merek, atau kualitas produk tertentu.
Tujuan diferensiasi adalah untuk menarik konsumen dalam memilih produk produk yang telah diferensiasi yang akhirnya mempengaruhi posisi perusahaan didalam jangka panjang menjadi aman.

Tujuan Diferensiasi adalah untuk…….. konsumen dalam…….. produk-produk  yang telah Diferensiasi yang akhirnya mempengaruhi posisi perusahaan di dalam jangka panjang……..

Kartel dan jenis jenisnya.
Kartel  adalah bentuk persekutuan antara beberapa perusahaan sejenis di bawah suatu perjanjian tertentu atau juga bisa dikatakan suatu bentuk kolusi didalam oligopoli. Kartel merupakan kolusi perusahaan perusahaan oligopolis untuk mengontrol harga serta kuantitas yang diproduksi dalam industri demi kepentingan perushaan anggota.
Macam macam kartel :
a.       Kartel harga : tidak boleh menjual dengan harga yang lebih rendah dari yang ditetapkan oleh anggota tetapi boleh lebih tinggi.
b.      Kartel Daerah : membagi daerah pemasaran yang boleh dikuasai.
c.       Kartel Produksi : menentukan luas produksi masing-masing.
d.      Kartel Kondisi : mengatur syarat-syarat penjualan (penyerahan barang, tempat penjualan, penjualan tunai atau kredit, potongan dan sebagainya).
e.       Kartel Pembagian Laba : cara pembagian dan besar laba yang diterima masing masing anggota.

Syarat keuntungan maksimal yang akan tercapai perusahaan dalam pasar persaingan murni.
a.       Dalam Pasar Persaingan Murni Jangka Pendek.
-          Dengan pendekatan total; keuntungan maksimum diperoleh pada tingkat output dimana selisih atau jarak vertikal antara pendapatan total (TR) dan biaya total (TC) adalah maksimum. Kurva TR berbentuk garis lurus menanjak.
-          Dengan pendekatan marjinal; keuntungan maksimal dicapai dengan pedoman memproduksi pada tingkat output dimana pendekatan marjinal sama dengan biaya marjinal ( MC=MR). Kurva MC pun menanjak karena bila MC=MR maka MR=P.

 Pengertian Surplus Konsumen dan Surplus Produsen.
a.       Surplus konsumen adalah kepuasan tambahan yang diperoleh konsumen dari pembayaran harga suatu barang yang lebih rendah dari harga yang konsumen bersedia membayarnya. Konsumen akan dapatkan suplus jika preferensi harga yang diperkirakannya lebih tinggi dari harga keseimbangan pasar. Besarnya surplus tentu saja bergantung pada berapa banyak jumlah kuantitas yang akan dibeli dikalikan dengan selisih harga tersebut.
b.      Surplus produsen adalah pendapatan tambahan yang diperoleh oleh seorang produsen dari penerimaan harga suatu barang yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang sebenarnya telah dipersiapkan untuk ditawarkan. Produsen akan dapatkan surplus penjualannya jika harga jual produknya lebih rendah dari harga yang mampu dibeli oleh konsumen dalam kondisi keseimbangan pasar.

 Penyebab Kegagalan Pasar terjadi dan Unsur unsurnya.

Hal ini dapat terjadi diantaranya akibat eksternalitas (externality) dan kekuatan pasar (market power). Externalitas adalah dampak akibat tindakan seseorang atau perusahaan terhadap kesejahteraan orang lain. Sedangkan kekuatan pasar adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk mempengaruhi harga pasar. Ketika pasar mengalami kegagalan, pemerintah dapat melakukan intervensi untuk mendorong terciptanya efisiensi dan keadilan.

Empat jenis utama penyebab kegagalan pasar adalah :
a.    Monopoli atau dalam kasus lain dari penyalahgunaan dari kekuasaan pasar dimana "sebuah" pembeli atau penjual bisa memberi pengaruh signifikan pada harga atau keluaran.
b. Eksternalitas terjadi dalam kasus dimana "pasar tidak dibawa kedalam akun dari akibat aktivitas ekonomi di dalam orang luar". Ada eksternalitas positif dan eksternalitas negatif. Eksternalitas positif terjadi dalam kasus seperti dimana program kesehatan keluarga di televisi meningkatkan kesehatan publik. Eksternalitas negatif terjadi ketika proses dalam perusahaan menimbulkan polusi udara atau saluran air. Eksternalitas negatif bisa dikurangi dengan regulasi dari pemerintah, pajak, atau subsidi, atau dengan menggunakan hak properti untuk memaksa perusahaan atau perorangan untuk menerima akibat dari usaha ekonomi mereka pada taraf yang seharusnya.
b. Barang publik seperti pertahanan nasional dan kegiatan dalam kesehatan publik seperti pembasmian sarang nyamuk. Contohnya, jika membasmi sarang nyamuk diserahkan pada pasar pribadi, maka jauh lebih sedikit sarang yang mungkin akan dibasmi. Untuk menyediakan penawaran yang baik dari barang publik, negara biasanya menggunakan pajak-pajak yang mengharuskan semua penduduk untuk membayar pda barang publik tersebut (berkaitan dengan pengetahuan kurang dari eksternalitas positif pada pihak ketiga/kesejahteraan sosial).
d.    Informasi asimetris atau ketidak pastian (informasi yang inefisien). Informasi asimetris terjadi ketika salah satu pihak dari transaksi memiliki informasi yang lebih banyak dan baik dari pihak yang lain. Biasanya para penjual yang lebih tahu tentang produk tersebut daripada sang pembeli, tapi ini tidak selalu terjadi dalam kasus ini. Contohnya, para pelaku bisnis mobil bekas mungkin mengetahui dimana mobil tersebut telah digunakan sebagai mobil pengantar atau taksi, informasi yang tidak tersedia bagi pembeli. Contoh dimana pembeli memiliki informasi lebih baik dari penjual merupaka penjualan rumah atau vila, yang mensyaratkan kesaksian penghuni sebelumnya. Seorang broker real estate membeli rumah ini mungkin memiliki informasi lebih tentang rumah tersebut dibandingkan anggota keluarga yang ditinggalkan.

sumber : dosen ut-online.2012.elearning.ut.ac.id. jakarta.kelas mahasiswa ut-online.

No comments:

Post a Comment